Hampir setiap orang memahami jawabannya, bahwa surga itu suatu keadaan yang sangat menyenangkan, membahagiakan, menentramkan, menyejukkan, sangat indah. Tetapi gambaran ini hanyalah khayalan manusia tentang surga. Keadaan surga yang sebenarnya tidak ada satu orangpun yang pernah merasakannya. Seribu satu kata tak akan sanggup menggambarkan keindahan surga yang sesungguhnya.
Keindahan di dalam surga yang sebenarnya dijelaskan dalam Al-Qur’an seperti sebuah istana yang sangat megah, indah dan menyenangkan yang berkekalan dengan segala fasilitasnya yang sangat menggiurkan.
Jika kita ingin membandingkan sebuah istana yang ada di dunia dengan istana yang ada di akhirat pasti tidak akan sebanding, surga diakhirat tiada taranya, bahkan keindahan dan kenikmatannya sulit dijelaskan dengan kata-kata. Allah berfirman dalam hadist qudsi, “Aku telah sediakan bagi hambaKu yang saleh, kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan terlintas dalam hati seseorang.” (HR. Bukhari Muslim).
Surga tidak bisa dibeli dengan harta atau apapun, tetapi harus dibeli dengan amal perbuatan mulia. Al-Qur’an mengajarkan bahwa amal saleh yang ikhlas merupakan jalan menuju surga. Setiap perbuatan baik hanya Allah yang menilainya dan hanya Allah pula yang membalasnya dengan surga.
Sekalipun keindahan surga itu tiada taranya, tetapi untuk memberikan gambaran yang dapat difahami manusia maka Allah memberikan perumpamaan keindahan surga dalam ayat Al-Qur’an sebagai berikut:
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang di saring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, … ” QS Muhammad (47) : 15
“Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan Rahmat daripada-Nya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal,” QS. At Taubah (9) :21